32 TERORIS ABU SAYYAF TEWAS DALAM OPERASI MILITER TENTARA FILIPINA

Tentara Filipina pada hari selasa (07/03) telah mengumumkan tentang tewasnya 32 militan bersenjata dari kelomppok Abu Sayyaf setelah pertempuran sengit yang berlangsung selama beberapa hari di wilayah konflik di Filipina selatan.

Kolonel Cirilito Sobejana yang merupakan Komandan Join Task Force di Sulu mengatakan dalam keterangan pers bahwa “tentara Filipina telah mencapai kesuksesan besar melalui operasi militer yang intensif yang dilancarkan terhadap benteng-benteng pertahanan kelompok Abu Sayyaf di provinsi-provinsi selatan Filipina yang mayoritas dihuni rakyat Muslim”.

Kolonel Sobejana mengatakan bahwa “Kami akan meneruskan perjuangan kami melawan terorisme khususnya di provinsi-provinsi selatan negara ini”.

Ia melanjutkan bahwa “empat pertempuran terakhir yang terjadi telah menewaskan 32 militan dan melukai 22 orang lainnya”.

Ia juga mengatakan bahwa “tentara Filipina juga telah berhasil menangkap 50 orang militan kelompok ini dan mendapatkan banyak senjata api serta membersihkan beberapa wilayah selatan dari para militan”.

Kelompok Abu Sayyaf ini adalah kelompok yang didirikan oleh pembelot dari Front Pembebasan Nasional Moro yang telah melakukan operasi bersenjata sejak tahun 1991, dengan misi untuk mendirikan “Negara Islam Merdeka” di wilayah Mindanao dan Sulu, di Filipina selatan.

Sebelumnya, kelompok Abu Sayyaf telah menyatakan bai’atnya kepada organisasi teroris ISIS, dan hal ini  telah menimbulkan ketakutan dan kekhawatiran akan proses perdamaian antara pemerintah dengan Front Islam Pembebasan Moro yang merupakan organisasi utama yang mewakili umat Islam di negara Filipina. (Voai)

Sumber: voa-islamnews.com

Red : Faizun Ibnihusen

Aktivis Indonesia (APPI)