BRN Menegaskan Matlamat adalah Kemerdekaan Patani

Malaysia – Pertemuan untuk melahirkan kesepakatan dalam upaya menyelesai konflik di Patani dengan merancang TOR ( Term of Reference) yang akan disepakati kedua belah pihak di antara BRN, Barisan Revolusi Nasional dengan pemerintah Thailand pada 20 Januari 2020 lalu.

Keterlibatan dalam pertemuan di Kuala Lumpur, di antaranya Anas Abdurrahman sebagai pimpinan delegasi BRN dalam negosiasi perdamaian, Wanlop Rugsanaoh juru bicara perdamaian yang dilantik pemerintah Thailand. Pertemuan ini difasilitasi Malaysia, Abdul Rahim Bin Mohd Noor.

Seperti dilansirkan The Reporters dalam bahasa Thai. Anas Abdurrahman, Pimpinan delegasi BRN dalam negosiasi perdamaian di Patani, percaya bahwa keterlibatan dalam rundingan dengan pemerintah Thailand merupakan langkah positif terhadap proses perdamaian di Patani.

Selama dalam proses dialog perdamaian, Angkatan Bersenjata BRN tetap aktif di lapangan sehingga berhenti setelah terwujudnya kesepakatan Framework bersama yang diusahakan melalui jalur politik dan menjadikan ajang untuk langkah selanjut.

Kemerdekaan Patani adalah matlamat BRN yang menjadi prinsip dalam perjuangan selama ini, tidak pernah berubah sesuai filsafat nama gerakan “Barisan Revolusi Nasional Melayu Patani”.

Walau bagaimanapun, BRN akan mendengar suara rakyat, hasrat keinginan rakyat dalam menentukan masa depan Patani dan berharap ruang dialog akan dibuka untuk disertai rakyat, cuplikan dari Wartani “tanpa dukungan rakyat, dialog akan gagal di tengah jalan” tutup Anas Abdurrahman. */Putra Patani

Red : Faizun Ibnihusen

Aktivis Indonesia (APPI)