BRN Tidak Akan Bertindak di Luar Patani

Barisan Revolusi Nasional Melayu Patani (BRN) mengeluarkan pernyataan melalui halaman sosial media bahwa tidak akan melakukan sabotase di luar Patani. 13/12

Pernyataan BRN ini dikeluarkan setelah peristiwa larangan mendirikan masjid di wilayah Mukdahan oleh segelintir oknum Bhudda.

Dalam pernyataan tersebut, BRN bermintaan maaf kepada pemeluk Islam di Thailand kerena mereka dituding akan berdampak negatif akibat dari eksistensi gerakan BRN.

BRN juga mengklaim dirinya tidak pernah melakukan aksi pemberontakan di luar Patani, lantas yang termuat dalam opini sebelum ini hanya kepentingan Thailand sendiri untuk menggalang rakyat dan menjaga kestabilan internal negaranya.

Perjuangan BRN masih berpegang teguh terhadap cita-cita kemerdekaan Patani, sekalipun pembukaan UUD Thailand mencamtumkan “Negara Thailand adalah negara kesatuan tak dapat dipisahkan”.

Perspektif Patani kontemporer, setelah Patani dianeksasi menjadi bagian Siam (Thailand) melalui perjanjian Anglo-Siam, namun setelah perjanjian sudah berakhir Thailand tetap mengguna berbagai cara untuk mendapat pengakuan dari elit Patani yang sama-sama berkepentingan.

BRN Juga tidak menafikan proses perdamaian melalui rundingan, namun membutuhkan keseriusan dari pemerintah dalam mengahadapinya.

BRN adalah gerakan pembebasan Patani yang dipercaya mampu mengendalikan seluruh angkatan bersenjata di lapangan.

Referensi : Barisan Revolusi National

Comments

Red : Faizun Ibnihusen

Aktivis Indonesia (APPI)

id Bahasa Indonesia