GELORA RAKYAT PATANI : HARAPAN DAN PROSES DAMAI

Patani – Terkait dengan Hari perdamaian dunia tanggal 21 September  yang menjadi salah satu hari yang penting bagi masyarakat Patani dalam menggelarkan aspirasi rakyat Patani yang masih tertindas oleh pihak berkuasa kepada dunia luar agar penindasan-penindasan yang ada di Patani bisa diselesai secara cepat dan kuat.

Pada tanggal 21 September 2016, para mahasiswa, organisasi-organisasi, NGO bergabung dengan masyarakat dalam rangka menggelarkan aksi damai bertempat di masjid Kresek Patani, tetapi aksi tidak bisa diselenggarakan oleh karena ada larangan dari pihak pemerintah Thailand, dengan alasannya yaitu untuk menjaga keamanan negara dalam proses damai di Patani yang sedang proses sekarang.

2perdamaian-dunia

            Tanggapan kami terhadap hal ini adalah ;

  1. Aksi damai ini tidak sedikit pun mengganggu keamanan negara atau proses damai yang pihak pemerintah sedang laksanakan, bahkan ini bisa mendorong proses damai di Patani itu.
  2. Rakyat juga ingin menggunakan haknya dalam menentukan nasibnya sendiri, bukan pemerintah atau orang lain yang menentukan.
  3. Rakyat Patani tidak berhak untuk mengeluarkan pendapat, hak bersuara, hak dalam menentukan nasib diri sendiri sebagaimana hak-hak tersebut juga tercantum dalam konstitusi negara Thailand.

Disini bisa kita menganalisiskan bahwa masih jauh harapan rakyat Patani terhadap proses damai yang dilaksanakan oleh pemerintah karena diskriminasi-diskriminasi yang dilaku terhadap masyarakat Patani sangatlah banyak.

Kami menegaskan bahwa kedamaian takkan lahir di Patani selagi penindasan, diskriminasi, pelanggaran HAM masih pemerintah Thailand melakukan. Harapan rakyat Patani terhadap kedamaian masih jauh oleh karena pemerintah Thailand tidak serius dalam menyelesaikannya.

Satu-satunya jalan mendapatkan kedamaian adalah mengangkat peperangan  Patani menjadi sebagai isu internasional, karena isu yang terjadi di Patani itu terkait dengan sejarah yang fakta dan jelas. Tidak ada sekelompok manusia pun yang suka kepada perang melainkan kerena itu ditindas.

3perdamaian-dunia

4perdamaian-dunia

By : Saifudin Sulong

Comments

Red : Faizun Ibnihusen

Aktivis Indonesia (APPI)