JeMaP Menggelarkan Histori Dan Pendritaan Yang Panjang Di Patani

TURANISIA.com – Tugas seorang mahasiswa Patani yang sedang belajar di luar negeri khususnya di Indonesia maupun di negara-negara lain sedunia adalah memperkenalkan Patani kepada masyarakat Internasional dalam arti selalu menginformasi tentang keadaan Patani sejak dulu sampai hari ini.

 

 

JeMaP yang selaku Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Patani di Indonesia menggelarkan pameran dalam acara Pekan Seni Ketrampilam Mahasiswa (PSKM) di Tulungagung, pamera ini mulai pada tanggal 16 s/d 22 April 2017 bertema “Membong kar Histori Patani Dalam Konteks Realitas”. Dalam pameran pada kali ini JeMaP memamerkan yaitu Buku-buku yang terkaitan dengan Patani, foto-foto Patani contohnya Histori Patani, Penderitaan Patani, tokoh-tokoh dan pesona Patani dan juga menjual buku catatan yang bisa pesan desainnya sesuai kesukaan masing-masing.

Disamping pameran ini, JeMaP mengadakan kotak infaq untuk anak yatim piatu Patani yang dibawah jagaan Yayasan Anak Yatim Piatu NUSANTARA Patani supaya dapat dukungan dari mahasiswa Patani yang kuliah di Indonesia khususnya dan mahasiswa Indonesia umumnya.

            “Sebenarnya kami hanya untuk menyebarkan tentang keadaan Patani agar dikenal oleh masyarakat Indonesia dan lebih baiknya jika mereka ingin mendukung untuk masyarakat Patani lebih baik daripada hari ini” ujar Saifudin Abd.Wahab (Pimpinan Redaksi JeMaP).

JeMaP adalah LPM mahasiswa Patani yang menjadikan sebagai jendela bagi masyarakat Patani akan mengakomodirkan ide Masyarakat Patani khususnya dan masyarakat Indonesia umumnya yang melandaskan prikeadilan dan prikemanusiaan.

 

Penulis : Tim Jurnalis JeMaP

Photo By : Tim Media JeMaP

 

Baca juga

Sekolah Melayu 'TADIKA' Pendidikan Membangun Karakter Generasi

Rakyat Patani, Kambing Hitam Pemerintah Thailand

JeMaP Menggelarkan Histori Dan Pendritaan Yang Panjang Di Patani

Wawancara Direktur INSANI Kumpulan Akademisi Patani

November 1785-2016, Genap 231 Tahun Patani Dijajah Thailand
Pemuda Patani: Menyebut Malaysia-Indonesia, Orang tua Kami
Comments

Red : Faizun Ibnihusen

Aktivis Indonesia (APPI)

Leave a Reply

id Bahasa Indonesia
X