JERITAN SEMUT TAK TERDENGAR

AKU adalah satu dari banyaknya semut-semut Kecil ..
AKU adalah satu dari banyaknya semut-semut Lemah ..
AKU adalah satu dari banyaknya semut-semut yang Tertindas ..
AKU adalah satu dari banyaknya semut-semut yang menjalani kerasnya Hidup ..
dan AKU adalah satu dari banyaknya semut-semut yang tidak tahu kepada siapa diri ini menjerit ……..???

Lihatlah, ku Jeritkan pada Langit, namun Langit tak mendengar ..
ku Jeritkan pada Angin, namun Angin diam seribu bahasa ..
ku Jeritkan pada Rumput, namun Rumput tak bergerak dan tak menjawab seakan tak peduli dengan kehidupanku ..
ku Jeritkan pada Burung, namun Burung tak peduli dan seakan mentertawakan nasibku ..

Kepada Siapa ku harus Jeritkan, Jeritan ku ini ??
Kepada Mereka ??

Mereka yang hanya bisa Merampas Hak bagi yang Lemah, Merampas Hak bagi yang Hina, dan Merampas Hak bagi yang Tertindas ..
Mereka yang hanya bisa duduk dan tertawa dikursi emas mereka dengan penuh kebahagiaan ..
Mereka yang hanya bisa hidup dengan Kemewahan dan penuh Harta mereka ..
Mereka yang tidak pernah melihat kehidupan dibawah mereka .. Semut kecil ini ..
Mereka yang hanya bisa memperdulikan Kehidupan Mereka, tanpa memikirkan Kehidupan seperti semut kecil ini yang seharusnya untuk menjadi Tanggung Jawab mereka ..
Mereka yang tidak pernah mendengar Jeritan kami yang Hina, Lemah, yang seharusnya pantas untuk didengar oleh mereka ..
Mereka yang Tidak pernah merasakan dan menjalani Kerasnya Hidup ..
Mereka yang hanya bisa memberikan Janji-janji Manis, Janji-janji Palsu yang tiada habisnya ..
Mereka yang tidak pernah memberikan bukti atas Janji-janji Busuk mereka ..

TUHAN ………….
Ku Bertanya kepada Mu, Dimana Keadilan Mu TUHAN ?..
Apa bedanya AKU dengan Mereka ??..
Mengapa hanya mereka yang bisa merasakan hidup dengan penuh kebahagiaan ??..
Mengapa aku tak bisa merasakan kebahagiaan yang dirasakan oleh mereka ??

Mengapa TUHAN ??
Mengapa ??

TUHAN …………
Hanya kepada Mu lah ku Jeritkan Jeritan Suara Hati ku ini ..
dan hanya kepada Mu lah ku berharap …
Semoga Mereka bisa mendengar Jeritan Suara Hatiku ini ..

By : Abu Muhammad Faton 
Yogyakarta, 12 October 2016

Comments

Red : Faizun Ibnihusen

Aktivis Indonesia (APPI)