Mengapa Hizbut Tahrir diangap membahayakan bagi AS ?

Turanisia – Menurut Zeyno Baran seorang pengamat gerakan-gerakan Islam yang dulu pernah berada di Nixon center, ancaman paling serius bagi Amerika dan sekutunya adalah kebangkitan Islam dan tegaknya kembali Khilafah Islamiyah. Sementara itu, gerakan yang dinilainya paling berbahaya adalah Hizbut Tahrir. Sebab, menurut dia, HT adalah satu-satunya organisasi yang sangat memahami Khilafah dan metode menegakkannya. HT bergerak dalam perang pemikiran (the war of ideas) yang sesungguhnya. HT bergerak di seluruh dunia dan telah mengalami kemajuan yang luar biasa dalam perjuangannya, meski belum sampai pada suatu titik berdirinya Khilafah.

Karena itu, menurutnya, jika Amerika dan sekutunya tidak melakukan langkah yang tepat dalam “perang” yang sangat penting ini, tidak mustahil HT akan berhasil dalam misinya menegakkan Khilafah dalam waktu dekat ini.

Kenapa HT disebut sebagai gerakan yang paling berbahaya bagi AS dan sekutunya (Barat) ?

Padahal di banyak negeri muslim, HT justru dianggap aneh, gak masuk akal, ngimpi, berilusi. Begitu sulit bagi umat Islam bisa meyakini bahwa HT akan bisa berhasil dalam perjuangannya, sementara menurut pengamatan seorang pengamat gerakan Islam internasional, yang tentunya punya wawasan luas, punya referensi banyak, punya koneksi sumber-sumber fakta dimana-mana, justru menganggap sebaliknya. Beliau ini justru memprediksi bahwa HT akan berhasil mencapai tujuannya, jika AS dan sekutunya tidak melakukan langkah tepat untuk menghentikan gerak HT.

Dimana letak sangat berbahayanya HT bahkan bagi negara super power dengan militer dan persenjataan mutahir dan canggih seperti AS ?

Padahal faktanya, disekitar, kita lihat, dulu sebelum dibubarkan, kegiatan HT itu hanya ngomong kesana ngomong kesini. menyeru kesana menyeru kesini. Gak punya senjata apapun selain lisannya.

Ketajaman analisa dari seorang sekelas Zeyno baran, tentu saja tidak sama dengan analisa yag dibuat oleh seorang rakyat biasa di negeri muslim dalam melihat dan menanggapi HT.

Zeyno Baran melihat :

– Kekuatan dominasi Barat pada dunia Islam terletak pada masih terus diterimanya oleh dunia Islam, ekspor mematikan dari Barat, Nasionalisme-Sekulerisme-Kapitalisme-Demokrasi. Selama dunia Islam masih ridha pada ke empat ekspor mematikan ini, maka dominasi Barat atau cengkeraman barat atas dunia Islam akan berlangsung terus dengan aman.

– Beliau melihat bahwa ke empat ekspor mematikan dari Barat inilah yang diserang oleh HT. Beliau melihat, kader-kader HT mampu membuka semua keburukan dari keempat ekspor mematikan bagi umat Islam ini. HT sangat paham apa itu hakikat dari ke empat ekspor mematikan itu dari a-z. kader HT mampu dengan lugas mengupas dan menguliti ke empat ekpor mematikan itu, hingga terlihat jeroannya yang busuk dan buruk, yang selama ini tidak diketahui oleh umat Islam.

– Kemampuan dari HT membuka topeng-topeng manis ke empat ekspor mematikan itu membuat umat Islam di berbagai belahan bumi kini melihat ke empat ekspor mematikan itu tidak sebagus dulu lagi. Rasa jijik dan benci telah tumbuh ditengah-tengah umat pada keempat ekspor mematikan itu, akibat gerak dakwah HT yang berhasil menunjukkan kebusukan dan keburukannya dengan sangat nyata dan tidak bisa dibantah.

– Tidak sampai disitu, HT sekaligus menawarkan solusi alternatif bagi umat jika mau meninggalkan keempat ekspor mematikan itu, yaitu Syariah dan Khilafah. Sebagaimana piawainya HT dalam menghancurkan image keempat ekspor mematikan itu, begitu jugalah piawainya HT dalam menjelaskan solusinya, Syariah dan Khilafah kepada umat Islam. Penjelasan yang lugas, disertai fakta-fakta, serta argumen dalil yang tidak terbantahkan.

Semua ini pasti akan berujung pada :

– Umat semakin tidak suka pada keempat ekspor mematikan dari kafir penjajah itu.

– Saat umat memutuskan untuk meninggalkannya, umat sudah tahu apa solusi alternatif terbaik, karena sudah mendapat penjelasan yang tiak diragukan dan tidak terbantahkan dari HT, yaitu Syariah dan Khilafah.

Walau tidak punya kekuatan senjata, tidak punya peluru, justru beliau melihat, gerak HT inilah yang dapat dengan cepat menularkan kebencian pada keempat ekspor mematikan dari kafir penjajah, sekaligus dengan cepat menyebarkan keinginan kembali pada penegakan syariah dan Khilafah.

Maka tidak heran, dengan sigap mereka menggunakan kekuatan dominasi dan cengkeraman mereka untuk menekan para penguasa di negeri-negeri dimana HT ada, untuk menghentikan langkah dakwah HT.

Penghentian gerak dakwah HT, merupakan kebijakan global dari kafir penjajah, demi mengamankan penjajahannya di negeri-negeri muslim, karena tidak akan ada lagi yeng akan menyampaikan kebusukan dan keburukan keempat ekspor mematikannya itu. Maka amanlah mereka terus menjajah dan mendzalimi umat Islam, yang masih ridha pada keempat ekspor mematikannya itu.

Mirisnya, begitu HT berhasil dihentikan langkahnya, justru ada umat Islam yang ikutan bersorak gembira. Aneeeeh

Red : Faizun Ibnihusen

Aktivis Indonesia (APPI)