Patani Bersatu Hadapi Wabah Corona

Turanisia.com – Melihat perkembangan wabah Novel Coronavirus (Covid-19) di Patani terkonfirmasi bahwa warga yang positif virus semakin tinggi dan juga ada warga yang telah meninggal. Hingga masyarakat harus disadari bersama untuk bersatu melindungi dan menjaga diri, keluarga dan kampung mereka.

Di kampung-kampung di Patani saat ini, masyarakat mulai mengatur langkah-langkah untuk menjaga keselamatan bagi warganya. Ada beberapa kampung yang telah tutup (lockdown), warga tidak dibenarkan untuk keluar dan masuk di kampung. Mereka disuruh berdiam diri di rumah dan patuhi peraturan dan rukun tentangga.

Di sisi lain, mereka juga mengumpulkan satu paket makanan sebagai bahan kebutuhan dasar untuk membantu kepada mereka yang berhak mendapatkan bantuan dari tinggi ke rendah bagi masyarakat yang tinggal di kampung-kampung sesuai dengan kebijakan pemerintah yang mendukung social distancing, menjaga jarak, dan bertahan di rumah stay at home.

Untuk mampu menghadapi bencana non alam ini sangat membutuhkan aspek kerja sama dan persatuan masyarakat. Mendorong kerja sama pada segenap masyarakat, mulai dari pemimpin kampung, pemimpin agama, pemuda-pemuda, dan kaum perempuan. Terutama kekuatan pemuda menjadi tumpuan utama paling penting saat ini.

Untuk bersatu padu dalam menghadapi masalah ini. Kita tidak bisa mencari dan menghujat siapa yang bersalah. Kita harus berbuat sesuatu untuk menghindari bahaya lebih besar yaitu pecah belah di dalam masyarakat, munculnya saling ketidak percayaan diantara para warga.

Mari kita menggalang melahirkan kekuatan persatuan masyarakat dan bangsa kita. Siapa lagi kalau bukan kita sekarang untuk saling membantu, peduli, dan berbakti kepada masyarakat kita.(Af)

Photo : Dewan Kampong Repil

Comments

Red : Faizun Ibnihusen

Aktivis Indonesia (APPI)

id Bahasa Indonesia