Patani, Konflik Antar 2 Pemerintahan

Patani – Wilayah yang terletak di Utara Malaysia atau di Selatan Thailand pernah dikenali sebagai Patani Darussalam pada abad 15 M. Sebagai wilayah dibawah naungan kerajaan melayu yang memeluk agama Islam.

 

Patani kemudian ditakluk oleh Siam (Thailand) 1785 M. Sementara raja Patani tidak pernah memberi pengakuan kepada Siam sehingga terjadi kebangkitan dan perlawanan bersenjata untuk merebut kembali kedaulatan negara Darussalam ini.

Dalam buku Pengantar Sejarah Patani karya Ahmad Fthy al-Fatani, 10 gerakan perlawanan rakyat lokal yang pernah muncul dalam waktu dan tempat berlainan. Oleh Karena semangat mempertahankan wilayah begitu tinggi sehingga memberi nama kepada Siam sebagai penjajah.

 

Sejarah 10 gerakan perlawanan rakyat lokal menghadapi berbagai rintangan dan cabaran, kemudian pada akhirnya mengalami kegagalan dalam mengembalikan Patani. Hal ini dijadikan sebagai bahan rumusan utama bagi para pendiri organisasi perjuangan medern seperti Barisan Revolusi Nasional (BRN) pada 1960 M.

BRN mulai melakukan penyusunan rakyat menuju perlawanan yang berskala Nasional dan bersifat rahasia di setiap sudut gerakannya. Rahasia ini mulai disadari Thailand pada 2004 M. ketika terjadi perampasan senjata di markas batalion (Pileng) Narathiwat.

Thailand menelusuri dan mengakui bahwa di Patani memiliki pemerintahan Islam yang didukung oleh rakyat. Mengetahui berita ini, Thailand terpaksa menerapkan Undang-Undang Darurat Militer 2004 M. guna menghapus ideologi Nasionalisme Islam Patani.

 

Semenjak aksi bersenjata yang dilakukan BRN 2004-2020 M. Dunia mulai melakukan pengamatan hakikat konflik ini. walaupun selama ini Thailand mendakwa sebagai konflik internal, namun perspektif lain mengatakan, konflik Patani merupakan perang antar 2 pemerintahan. */Putra Patani

Comments

Red : Faizun Ibnihusen

Aktivis Indonesia (APPI)

id Bahasa Indonesia