Pesan Tersembunyi BRN di Balik Ledakan Mobil di Thailand Selatan

Patani – Peristiwa ledakan mobil Car Bomb di depan kantor Southern Border Provinces Administrative Center (SBPAC), provinsi Yala, Thailand selatan. Mengakibatkan 25 orang terluka, pada 17 Maret 2020. 

SBPAC merupakan kantor pemerintah yang beroperasi di bidang pembangunan di perbatasan Thailand-Malaysia, terutama wilayah memiliki penduduk melayu muslim, biasanya penduduk setempat menyebutnya wilayah Patani. 

 

Kantor pemerintah Thailand yang terletak di provinsi Yala ini, berperan penting untuk meredam konflik bersenjata di lima provinsi perbatasan selatan, antaranya adalah Pattani, Narathiwat, Yala, Songkhla dan Setul.

Pada hari terjadi peristiwa ledakan mobil Car Bomb, kantor SBPAC mengadakan pertemuan perwakilan dari lima provinsi, dalam rangka mengatasi penyebaran wabah COVID-19. Hal ini menjadi momentum penting bagi gerakan bersenjata BRN untuk berkomunikasi kepada masyarakat luas tentang kehendaknya.

 

BRN merupakan gerakan paling berpengaruh yang bergerak secara rahasia dan memiliki angkatan bersenjata aktif di wilayah perbatasan Thailand-Malaysia. Gerakan ini didirikan pada 1960 M. dengan tujuan kemerdekaan Patani.

 

Gerakan BRN telah menyatakan secara terbuka bahwa akan melakukan negosiasi dengan Thailand untuk mencari jalan perdamaian di wilayah perbatasan. Pernyataan ini melalui konferensi pers di Kuala Lumpur, Malaysia. 20 Januari 2020.  

 

Negosiasi antara keduanya difasilitasi Malaysia, sempat dinyatakan menghadapi kemajuan setelah pertemuan yang kedua,(2-3 Maret 2020). Kuala Lumpur, Malaysia. Laporan Wanlop Rugsanao, perwakilan Thailand untuk negosiasi penyelesaian konflik bersenjata di Patani.

 

Proses negosiasi Thailand-BRN sudah beberapa kali menghadapi kebuntuan sebelum ini, dimulai secara resmi pada 2013, saat kedua belah bersepakat menandatangani perjanjian untuk proses perdamaian di Thailand selatan.

 

Namun kegagalan terjadi saat tuntutan lima perkara BRN kepada Thailand untuk memenuhi sebelum meneruskan perundingan tahap selanjutnya. Salah satu yang menjadi keberatan bagi Thailand adalah perundingan harus dilibatkan komunitas internasional untuk menjadi saksi bersama terhadap segala pembahasan.

 

Perundingan sempat berhenti dan kemudian Thailand memberi pengusulan kepada Malaysia untuk menarik seluruh gerakan pembebasan Patani agar berada di bawah satu aliansi yang diberi nama Majlis Syuro Patani dengan singkatnya MARA Patani pada 2015.

Mara Patani menghadapi kegagalan untuk meneruskan perundingan akibat dari BRN tidak melibatkan diri di dalamnya. Hal ini membuat Thailand memandang Mara Patani tidak lagi berharga dan tidak memiliki kemampuan untuk mengendali angkatan bersenjata di lapangan.

 

Kegagalan Mara Patani menjadi pelajaran berharga bagi bangsa melayu Patani terutama bagi BRN. Melihat taktik licik yang dilakukan Thailand ke atasnya, membuat BRN penuh berhati-hati dalam melangkah demi tercapai cita-cita bangsa melayu Patani. 

 

Bertolak dari peristiwa pernyataan BRN di Kuala Lumpur. Negosiasi yang diberi nama Inisiatif Berlin merupakan kesinambungan dari kesepakatan di ibu kota Berlin, Jerman dan kemudian dilanjutkan di Jakarta, Indonesia untuk menghasilkan sebuah kesepakatan Term of Reference TOR bersama. 

Pertemuan tertutup di Jerman dan Indonesia menghasilkan kesepakatan yang sama, antaranya adalah proses perundingan harus memiliki Roadmap yang jelas, perundingan harus dilibatkan pengamatan Internasional, Memberikan mandat kepada Malaysia sebagai fasilitator yang mengikuti mekanisme sesuai Term of Reference TOR.

 

Nyatanya, Malaysia menolak untuk mengikuti hasil kesepakatan yang tertera dalam Term of Referece TOR.  Hal ini menyebabkan angkatan bersenjata BRN tidak memuaskan dan memandang negosiasi ini tidak mementingkan kehendaknya.

 

Sikap Malaysia menganggap diri sebagai  penengah dan mengatur proses perundingan sewenang tanpa memandang kepentingan dari hasil kesepakatan Thailand-BRN sebelumnya, akan menyebabkan perundingan menghadapi kegentingan dan kemungkinan besar konflik berkobar kembali di Thailand selatan.

 

Ledakan mobil Car Bomb di depan kantor SBPAC, provinsi Yala, 17 Maret 2020. Merupakan pesan BRN untuk semua pihak mengutamakan dan memasuki garis kesepakatan awal dalam menjalani proses. Langkah-langkah tertera dalam Term of Reference TOR sebagai panduan dalam proses perundingan untuk perdamaian Patani sesungguhnya. */Putra Patani

Comments

Red : Faizun Ibnihusen

Aktivis Indonesia (APPI)

id Bahasa Indonesia